Pemerintah Indonesia telah mengumumkan pencairan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk tahap keenam, yang bertujuan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat miskin dan rentan.
Dalam tahap keenam ini, bantuan yang dialokasikan mencakup bulan November hingga Desember 2023, dengan total bantuan finansial sebesar Rp400 ribu per penerima untuk kedua bulan tersebut.
Bantuan ini diberikan dengan harapan dapat membantu penerima dalam memenuhi kebutuhan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, dan susu.
Untuk memverifikasi status bantuan melalui website, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah berikut ini :
- Buka website Kemensos untuk cek bansos PKH 2023 di cekbansos.kemensos.go.id
- Lalu pilih Provinsi -> Kabupaten -> Kecamatan_> Desa/Kelurahan
- Ketikkan nama sesuai dengan KTP
- Ketikkan kode yang muncul di kotak kode.
- Klik ‘Cari Data’.
Sedangkan jika ingin melakukan Verifikasi Lewat Aplikasi Resmi
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store.
- Ikuti prosedur yang diberikan di dalam aplikasi untuk mengecek status bantuan.
Status “Proses Bank Himbara/PT Pos Indonesia” menunjukkan bahwa penerima sedang dalam proses penyaluran bantuan. Jika pesan menampilkan “Pencairan di ATM”, penerima harus memastikan pencairan di rekening mereka.

Sedangkan “Pencairan di Kantor Pos” menandakan bahwa penerima tanpa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dapat mengambil bantuan di kantor pos terdekat.
Adapun untuk Besaran Bantuan PKH 2023 sudah ditentukan jumlahnya berdasarkan kategori penerima:
- Ibu hamil: Rp750.000 per tahap atau Rp3 juta per tahun
- Anak usia dini/balita: Rp750.000 per tahap atau Rp3 juta per tahun
- Lansia: Rp600.000 per tahap atau Rp2,4 juta per tahun
- Disabilitas: Rp600.000 per tahap atau Rp2,4 juta per tahun
- Anak sekolah dasar (SD): Rp225.000 per tahap atau Rp900 juta per tahun
- Anak sekolah menengah pertama (SMP): Rp375.000 per tahap atau Rp1,5 juta per tahun
- Anak sekolah menengah atas (SMA): Rp500.000 per tahap atau Rp2 juta per tahun









