PT Hutama Karya (Persero) segera mengoperasikan Tol Binjai-Langsa Seksi Tanjung Pura-Pangkalan Brandan sepanjang 18,85 km tanpa tarif mulai Selasa (11/3) pukul 07.00 WIB. Pengoperasian ini dilakukan sebagai antisipasi peningkatan trafik pada arus mudik Lebaran 2025.
Pengoperasian ini dilakukan setelah diterbitkannya Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (Kepmen PU) tentang penetapan pengoperasian tol tersebut pada 25 Februari 2025.
Namun, walaupun pengoperasian tol ini belum dikenakan tarif, para pengguna diimbau tetap melakukan tapping kartu uang elektronik (UE) di gerbang tol, serta memastikan bahwa kartu UE tersebut dalam kondisi baik.
Sebelumnya, Tol Binjai-Langsa Seksi Tanjung Pura-Pangkalan Brandan sepanjang 18,85 km telah diuji coba dengan dioperasikan secara fungsional pada periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (21 Desember 2024-5 Januari 2025), dengan jam operasional mulai pukul 07.00-17.00 WIB.
Mendukung operasi tanpa tarif, kualitas jalan dan fasilitas penunjang jalan tol disebut telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di mana dilengkapi dengan 2 simpang susun, 5 gardu tol biasa dan 1 gardu reversible. Dari sisi pelayanan, Hutama Karya menyiagakan 66 personel dan 6 armada yang terdiri dari satu ambulans, satu derek 10 ton, satu derek towing, satu kendaraan rescue, satu kendaraan patroli dan satu kendaraan PJR.
Dengan dioperasikannya tol nantinya akan mengefisiensi waktu perjalanan Binjai ke Pangkalan Brandan dari yang sebelumnya 1,5 jam menjadi 30 menit. Pengoperasian ini juga diharapkan akan memudahkan waktu tempuh pemudik dari Bandara Kualanamu Medan menuju Brandan.









